03/06/2015

Pohon Kenangan

Di bawah pohon samanea
kaumelabuhkan punggung
pada akar-akar tua.

Dedaun samanea yang lebat
membuatkan cahya matari senja
begitu kecewa untuk menjamah kulitmu.

Kau ambil sebilah belati dalam simpananku;
Kau ukirkan nama-nama
pada tubuh kasar samanea.

Lantas kaumengucupku di pipi
hingga lembut bibirmu
membuatku benar-benar cair.

Di bawah pohon samanea yang rendang
adalah singgahan pertama kita
;sebelum camar dan pelayar
mengenal malam.

No comments: